Selasa, 03 Januari 2012

Iman Manusia Itu Naik dan Turun

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

Dear my brothers and sisters, kita sebagai makhluk mempunyai hawa nafsu. keberadaan hawa nafsu itu jika tidak diimbangi dengan akal maka kita tidak jauh berbeda dengan hewan. selain itu nafsu jualah yang menjadi jalan bagi setan untuk melalaikan kita dari Allah, bahkan menjauhkan kita sejauh mereka bisa sehingga kita tak ada bedanya dengan golongan mereka.

Terlepas dari semua kemunafikan dalam diri saya, saya hanya ingin mencurahkan apa yang saya pikirkan dan rasakan. jadi bukan maksud saya menggurui atau mengajari para pengunjung semua. saya di sini belajar. kita sama - sama belajar. jadi tak ada salahnya semua dari kita untuk saling bisa menerima, saling memaklumi demi kebaikan dan saling mengingatkan.

pernahkah kita semua merasakan, di saat kita telah memiliki semua yang kita inginkan, tetap saja masih ada yang kurang atau bahkan hilang? sudah punya HP? sudah, sudah punya LAPTOP ? sudah, sudah punya calon kekasih ? sudah ,, hehehe sudah bisa menghasilkan uang sendiri? sudah. yah, serasa semua yang kita inginkan, minimal untuk saat ini telah terpenuhi. apa lagi yang kurang? Yah terkadang kita jarang memikirkan apa yang dibutuhkan oleh rohani kita. rohani kita butuh Rabb-nya. kita terkadang terlalu sibuk dengan kebutuhan jasmani kita tanpa menghiraukan rohani kita. padahal ketenangan jiwa kita bersumber dari terpenuhinya kecukupan rohani.

Nah, di saat itulah iman kita turun. kita merasa ada yang kosong dalam diri kita. jika kita tidak menyadari ini dan membiarkankannya berlarut - larut maka akan semakin membuat kekeringan dalam jiwa kita. apa yang tubuh kita lakukan secara jasmani sampai - sampai terasa tidak enak lagi untuk dilakukan. kondisi iman yang turun ini perlu kita waspadai, karena dapat melalaikan kita dari Allah SWT dan bahkan bisa menjerumuskan kita ke dalam liang kemaksiatan jika kita tidak segera memenuhi kebutuhan rohani. saat - saat yang paling parah adalah ketika semua kemaksiatan yang kita lakukan tidak lagi memberikan imbas rasa berdosa dan bersalah dalam diri kita. segala kecurangan dan kekhilafan yang kita lakukan terasa biasa - biasa saja.

Ini dapat dimaklumi jika iman manusia itu turun. di saat iman turun, maka jangan sampai kita meninggalkan hal - hal yang dasar dan wajib seperti sholat, zakat, puasa, dll. kalau kita sudah  meninggalkan yang wajib, maka cepat - cepatlah bertaubat kepada Allah. tobat yang sebenarnya yaitu tobat nasuha.mohon dan kembalilah kepada Allah. semoga Allah senantiasa menerima tobat hamba-Nya.

Di saat iman kita naik. kita mampu mengendalikan semua aspek dalam kehidupan kita baik jasmani maupun rohani, di saat itulah kita lebih mulia dari malaikat. kenapa? karena malaikat tidak diuji dengan syahwat. jadi wajar - wajar saja Malaikat taat ( stabil imannya ). maka manfaatkanlah dan peliharalah dengan sebaik - baiknya iman yang sedang tumbuh dan berkembang itu. tepislah dan perkecillah kemungkinan jalan - jalan setan yang akan menjebloskannya kembali. karena Nabi SAW pernah bersabda (maaf saya tidak hafal hadistnnya ) yang artinya kurang lebih bahwa perang terbesar adalah melawan hawa nafsu. saat kita mampu mempertahankan iman dan bahkan meningkatkan kualitasnya, maka kita akan merasakan bagaimana kebahagiaan sejati, kebahagiaan yang diridoi Rabb. di saat kita merasa kurang secara jasmani, terasa tertutupi karena rohani kita berisi. peliharalah dengan cara - cara sperti lagu tombo ati Opick. terutama pergaulan sangat saya tekankan yaitu pilhlah dan bergaullah dengan orang sholeh dan membawa kita pada kebaikan yang sejati.

Intinya dari catatan saya kali ini hanya ingin  mengingatkan kepada pengunjung semua termasuk diri saya sendiri beberapa poin penting :
1. ketika iman turun, cepat - cepatlah kembali kepada ALLAH SWT dan janganlah kita beputus asa dari rahmat Allah karena pintu rahmat Allah itu seluas langit dan bumi dan Allah mencintai hamba - hambaNya yang tobat. jangan pesimis dan seolah - olah Allah tidak akan mengampuni dosa kita. selama kita tidak mengulanginya, yakinlah Allah akan mengampuninya. setelah itu, dekatkan diri selalu kepada Allah, karena dalam suatu hadist Qudsi yang pernah saya baca jika kita mendekat diri kepada Allah dengan berjalan maka Allah akan mendekat kepada kiat dengan berlari. subhanallah.
2. ketika iman kita naik, peliharahlah dan manfaatkan dengan sebik - baiknya untuk ibadah. karena tidak ada jaminan iman kita besok akan seperti kemarin adanya. peliharalah seperti dilagukan oleh Opick dalam lagu tombo ati. karena iman itu benar - benar bersumber dari hati.
3. wahai saudaraku, ingat dan renungilah, bahwa hidup kita di dunia ini tidak akan lama. jikalau kita di dunia merasa serba kekurangan atau sengsara atau banyak mengalami cobaan, derita., yakinlah itu hanya sebatas pemikiran kita. cobalah mengambil sisi positifnya. Allah sungguh maha luas rencana Nya dibalik ini semua. jika kita tidak bahagia di dunia ini. maka jalanilah dengan sabar dan syukur. tak ada kebahagiaan yang hakiki selain kebahagiaan di akhirat kelak.
4. ketika hidup kita terasa bahagia, rasakanlah penderitaan orang - orang disekitar kita. adakah selama ini kita egois dan hanya mementingkan diri kita semata? tak ada yang membuat kita selalu ingat dan syukur selain peduli dan empati terhadap saudara kita di luar sana. wujudkanlah itu semua dalam tindakan yang nyata. bantulah mereka, seminimalnya dengan doa ( sadarkah kita kalau kita sering berdoa untuk kebaikan dan kebahagiaan kita sendiri? dan jarang bahkan untuk sekedar mendoakan mereka di luar sana yang tertimpa musibah dengan satu surat al fatehah saja? ). ingatlah bahwa dakwah itu wajib hukumnya. sedangkan pelaksanaanya disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan kita. jika kita kaya, bantulah saudara kita di Palestina. jika kita berilmu maka ajarkankanlah mereka - mereka yang buta aksara dan tidak mengenyam sekolah. Jika kita berkuasa, maka gunakanlah kebijakan yang memakmurkan mereka. sungguh jihad itu balasannya surga.

Di malam yang telah larut ini, saya memohon kepada Allah untuk ampunanNya jika tulisan saya ini terdapat kebathilan. dan jika terdapat yang haq maka itu datangNya dari Allah SWT. Maaf tulisan saya ini tidak mencantumkan ayat dalam Al quran atau hadist. di lain kesempatan insyaAllah saya akan berikan rujukan ayat Al quran dan haditsnya.isemoga bermanfaat dan jadi renungan untuk kita bersama. Billahi taufiq wal hidayah.

Wassalamu'alaykum warahmatullah wabarakatuh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar